Cara pengamanan jaringan

semua yang berhubungan dengan jaringan, baik hardware jaringan, topologi, protokol, konfigurasi dsb
Post Reply
anggiputri
~ Prajurit ~
~ Prajurit ~
Posts: 5
Joined: Wed Dec 13, 2017 11:43 am

Cara pengamanan jaringan

Post by anggiputri » Wed Dec 13, 2017 1:39 pm

Cara pengamanan jaringan

1. MENGATUR AKSES (ACCESS CONTROL)
Salah satu cara yang umum digunakan untuk mengamankan informasi adalah dengan mengatur akses ke informasi melalui mekanisme “access control“ . Implementasi dari mekanisme ini antara lain menggunakan “PASSWORD"


2. MENUTUP SERVIS yang tidak digunakan
Seringkali sistem ( perangkat keras dan/atau perangkat lunak) diberikan dengan beberapa servis dijalankan sebagai default. Sebagai contoh, pada sistem unix servis-servis berikut sering dipasang dari vendornya: finger, telnet,ftp, smtp, pop,echo dll. Servis tersebut tidak semuanya dibutuhkan. Untuk mengamankan sistem servis yang tidak diperlukan di server (komputer) tersebut sebaiknya dimatikan.


3. MEMASANG PROTEKSI
Untuk lebih meningkatkan keamanan sistem informasi, proteksi dapat ditambahkan. Proteksi ini dapat berupa filter (secara umum) dan yang lebih spesifik adalah firewall. Filter dapat digunakan untuk menfilter e-mail, informasi, akses atau bahkan dalam level paket.Sebagai contoh: Di sistem UNIX ada paket program tcpwrapper yang dapat digunakan untuk membatasi akses kepada servis atau aplikasi tertentu. Misalnya servis TELNET dapat dibatasi untuk sistem yang memiliki nomor IP tertentu atau memiliki domain tertentu.


4. FIREWALL
Firewall merupakan sebuah perangkat yang diletakkan antara internet dengan jaringan internal. Tujuan utama dari firewall adalah Untuk menjaga (prevent) agar akses (ke dalam maupun ke luar ) dari orang yang tidak berwenang (unauthorized access) tidak dapat dilakukan.


5. PEMANTAUAN ADANYA SERANGAN
Sistem pemantau (monitoring system) digunakan untuk mengetahui adanya tamu tak diundang (intruder) atau adanya serangan (attack).


6. BACK UP secara rutin
Seringkali tamu tidak diundang (intruder) masuk ke dalam sistem dan merusak sistem dengan menghapus berkas- berkas yang dapat ditemui. Jika intruder ini berhasil menjebol sistem dan masuk sebagai super user (administrator), maka ada kemungkinan dia dapat menghapus seluruh berkas. Untuk itu, adanya backup yang dilakukan secara rutin merupakan sebuah hal yang harus untuk dilakukan.

Post Reply

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest